• 24

    Dec

    KEJANG-KEJANG DAN PINGSAN DI TPS MERAPI

    Bila seorang gadis remaja tiba-tiba kejang-kejang lalu jatuh seperti pingsan di tempat keramaian, seperti upacara perkawinan, upacara pagi di sekolah, malam inagurasi di sekolah, pesta seni SMA, maka gemparlah semua orang. Ada yang mengatakan itu sakit ayan, atau kesurupan, atau stres saja, dsb. Yang jelas si gadis akan dirubung orang banyak yang kebingungan, maka akan semakin hebatlah gejala si gadis. Sampai dengan mematung, atau stupor, dengan tatapan kosong dan mata mendelik ke satu arah, bila dipegang, diraba, diajak bicara tak ada respon malah menjatuhkan diri seperti pingsan. Dan Tempat Pengungsian Sementara (TPS) penyintas (korban) Merapi adaalah tempat yang ramai, terutama bila penghuninya pada balik dari rumah atau desanya. Mereka mendapat jaminan makan dan logistik yang cukup da
  • 19

    Dec

    MENGAPA PENDERITA SKIZOFRENIA BUNUH DIRI DI RSJ?

    Tentu anda akan bertanya-tanya, bagaimana mungkin, penderita gangguan jiwa berat seperti skizofrenia ini, yang seharusnya mendapat perawatan yang sebaik-baiknya di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) kok malah bunuh diri disana? Mengapa dibiarkan saja? Apa tidak ada yang menjaga? Yah ini di luar negeri (Barat) memang tak ada karena RSJ pun, yang dulu disebut Asylum, sekarang hampir-hampir tak ada lagi meski saya masih sering melihatnya di film-film Barat yang bagus. Kebanyakan perawatan jiwa, kata teman-teman yang sering ke Amerika dan Eropa, ditempatkan di Goverment Hospital yang notabene rumah sakit umum yang besar. Rumah sakit jiwa dalam bentuknya yang asli perawatan pasien di ruang-ruang besar untuk 40-50 pasien sekaligus hanya ada di Indonesia dan sebagian negara-negara Asia. Rumah sakit jiwa i
  • 28

    Oct

    MENGANTISIPASI DEPRESI

    Depresi adalah perasaan sedih yang berat dan berkepanjangan. Perasaan sedih ini dissebut depresi bila sudah membentuk suatu gangguan mental, yang bisa berderajat ringan, sedang, berat, bahkan dengan gejala psikotik seperti waham bersalah, halusinasi pendengaran berisi suara-suara yang menyalahkan, waham berdosa, nihilistik dan rendah diri. Depresi biasanya dengan stressor kehilangan love object, sesuatu yang dicintai yang bisa berupa apa saja. Atau karena suatu tekanan kehidupan yang di luar kemampuan individu untuk mengatasi, bersifat tak terduga, dan beruntun. Individu tak bisa beralih selain harus menghadapi hal itu, terjadilah depresi. Seperti ditulis bapak SF yang baru saja dipecat dari jabatannya di perusahaan hanya karena beda pendapat dengan atasannya yang lebih mendengarkan kelo
  • 17

    Oct

    MENANGGULANGI KECEMASAN

    Siapakah orangnya yang tak pernah merasakan kecemasan dalam hidup ini? Tentu semua orang pernah merasakannya. Kecemasan adalah hal yang wajar dalam kehidupan, baik yang muncul tanpa sebab jelas maupun karena suatu tuntutan atau tekanan tertentu dari dalam diri maupun luar. Bila individu telah terganggu oleh kecemasan itu secara terus-menerus hampir tiap hari selama minimal tiga bulan, kecemasan telah menjadi gangguan. Disebut gangguan cemas menyeluruh. Seperti yang dialami mas BS, seorang laki-laki 37 tahun, belum berkeluarga, yang merasa cemas hampir tiap hari karena atasannya di perusahaan menuntutnya untuk meningkatkan aset yang hampir-hampir di luar kemampuan BS. Sedang di rumah, orangtuanya yang tinggal ibunya memintanya untuk bisa menyekolahkan dua adiknya yang masih belajar. Mas B
  • 10

    Oct

    HARI KESWA SEDUNIA: INDONESIA BEBAS PASUNG 2010!

    Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun ini, yaitu besuk 10 Oktober 2010, akan diperingati secara meriah dan agak besar-besaran di Jakarta. Pawai, karnaval disekitar Monas, diskusi dan seminar-seminar, pameran senirupa karya penderita gangguan mental. Masing-masing RSJ di daerah mengirimkan kontingennya ke Jakarta. Dari tempat saya bekerja, RSJ Magelang, berangkat rombongan pasien yang akan main jathilan kebanggaan kami, dengan para perawat dan petugas RSJ sebanyak tiga bis yang berangkat sore ini, 9 Oktober. Saya merenung di bangsal UPI sehabis meng-ECT 12 pasien (terapi kejang listrik), dan membuka lemari penyimpan file-file kuno saya. Ya, masih ada, dokumen tentang HKJS itu, kertasnya sudah menguning, terdiri atas 8 lembar. Surat pimpinan WFMH, logo, alamat-alamat sekretariat di seluruh duni
  • 3

    Sep

    ANDA INGIN MENGENDALIKAN KEMARAHAN?

    Kemarahan adalah satu jenis emossi manusia yang tergolong wajar, alias alamiah. Sebagai reaksi psikologis terhadap frustasi, kekecewaan, tersinggung atau merasa terhina, diejek dan dilecehkan, tidak dihargai. Tapi bila emosi alamiah ini berlebihan, tak terkendali, dan mengancam orang lain, akan merugikan diri sendiri. Seperti putra ibu Nk, priya berusia 32 tahun, lulusan D3 yang belum dapat pekerjaan. Mungkin karena malu, atau frustasi ditolak di sana sini, ia jadi pemarah dan mudah tersinggung. Sampai akhir-akhir ini ia dijauhi teman-temannya dan membikin tertekan keluarganya sendiri. Putra ibu Nk ini sudah dua kali dibawa ke RSJ setempat, karena seluruh anggauta keluarganya, bahkan tetangga-tetangganya merasa terancam berhubung marahnya sambil membanting barang-barang dan membawa senja
  • 17

    Aug

    Aku Ingin Pulang (seri 3)

    Baiklah. Kulanjutkan. Tiga Lingkaran Berimpit itu adalah pertama faktor neurobiologik, yaitu neurotransmiter. Suatu senyawa neurokimiawi otak di celah-celah sinaptik antara sel-sel neuron yang entah kenapa menjadi tak simbang kadarnya.. Lingkaran kedua adalah faktor psikoedukatif. Cara pengasuhan perkembangan mental sejak masa anak. Cara bagaimana anak melewati fase-fase oral, anal, genital dan laten. Apakah ia diasuh melewati fase-fase itu dengan baik atau terjadi fiksasi pada salah satu fase itu yang akan menetap menjadi modal gangguan pada usia dewasanya. Dekapan yang hangat, rabaan, kudangan, diajak bicara, pemberian kasih sayang yang cukup, perhatian, dan ditampilkan ke orang lain, merupakan hal-hal yang menentukan terjadi tidaknya skizofrenia di kelak kemudian hari. Lingkaran keti
  • 9

    Aug

    OPTIMISME-SEMU

    Bila seluruh karyawan tidak tersalur aspirasinya, tidak pernah didengar keluh kesahnya, ketidakpuasan terhadap kebijakan manajerial sudah memuncak, dan wakli pimpinan perusahaan bidang produksi malah mengatakan everything is oke atau segala sesuatu akan baik-baik saja maka ini adalah sikap optimisme yang menenangkan tapi sekaligus membahayakan. Suatu optimisme-semu atau optimisme-non realistik. Saudara Ist, seorang pegawai yang cemas dengan situasi kantor perusahaannya yang seperti itu, telah menulis ke rubric kita ini. Sebagai seorang bawahan tentu tak layak ia memberi nasehat pada atasanya, Wakil Direktur, yang tidak peka situasi tersebut. Tapi sebagai mitra kerja ia pasti juga kesulitan menyadarkan pejabat atasannya itu. *******
  • 23

    Jul

    KESEMPURNAAN, "HARUS" DAN "SEHARUSNYA"

    Memang saya akui saya seorang perfeksionis, segala sesuatu harus sempurna bagi saya, demikian tulis saudara Al, seorang priya 37 tahun pada rubric kita ini. Ia keluar dari tempat kerjanya di satu perusahaan kayu lapis di Jakarta karena tidak cocok dengan situasi dan system kerja di kantornya yang acak-acakan, tidak ada aturan yang pasti dan target pencapaian tertentu. Saudara Al pulang ke orang tuanya di Yogya, sedang istrinya yang minta cerai sementara pulang ke orangtuanya di Surakarta. Saudara Al tak mau menceraikan istrinya karena ia tak bisa hidup tanpa istrinya itu. Cuma mereka sering bertengkar karena Al punya tuntutan hidup yang tinggi, semuanya serba harus dan seharusnya sedang istrinya sebaliknya. Ingin hidup seadanya dan santai. Al juga tidak cocok dengan rekan-rekan kerjanya d
  • 17

    Jul

    AKU INGIN PULANG (2)

    Tiga puluh tahun telah berlalu. Kini aku bekerja sebagai psikiater -sudah 19 tahun ini- di sebuah rumah sakit jiwa besar dan kuna peninggalan Belanda di tlatah Borobudur. Dengan adanya program Jamkesmas pemerintah, pasien-pasien psikotik jenis skizofrenia meningkat drastis jumlahnya yang bisa dilayani. Prevalensi gangguan ini yang semula 1 permil menjadi 1%. Bukan karena jumlah penyakit yang muncul bertambah banyak, tapi karena yang semula tidak bisa mendapat pelayanan kesehatan jiwa, tak terdeteksi, dibiarkan menggelandang atau diam-diam dipasung, sekarang bisa mendapat perawatan dan pengobatan di RSJ-RSJ seluruh Indonesia. Jumlah pasien di RSJ ku yang semula tak lebih dari 350 orang menjadi 800 dan bahkan lebih dari itu. Karena adanya instruksi Menkes dilarang menolak pasien miskin

Author

Follow Me